Berita Opini

Demonstrasi Pemuda Pembungkam Busuknya Politik

SINJA SUL-SEL, GARUDA CITIZEN- Melihat kondisi politik sekarang sangatlah miris terutama pada pimpinan pemerintahan yang selalu memberikan kesulitan pada masyarakat. Terutama pada para pemimpin birokrasi tidak sesuai dengan apa yang janjikannya pada rakyat sehingga negara kita kini krisis akan kepercayaan pada politik yang selalu memberikan janji busuk pada rakyat. Kamis (21/05/2020)

Berwibawah, jujur, dan amanah adalah selogan yang salalu Nampak muncul di jalanan yang keinginannya untuk menjadi pemimpin. Kata-kata indah yang di ucapkan untuk menyentuh hati masyrakat agar mendapatkan suatu perhatian untuk memilihnya sebagai pempimpin terutama di rana birokrasi dan pemerintahan dalam pemilihan umum.

Pimpinan politik selalu menebarkan kata-kata seakan dapat dipercaya untuk memberikan janji manis pada rakyat. Namun ucapan politik selalu di ingkar tanpa adanya realisasi yang jelas. Pada titik akhir Politik selalu memberikan kebohongan yang benar-benar dapat merugikan rakyat. Namun dalam menghadapi kejam dan busuknya politk hanya ada satu kata LAWAN!. Itulah yang terlontar di pikiran masyarakat terutama para pemuda mahasiswa dalam mengaspirasikan keingan rakyat dengan melakukan unjuk rasa dalam bentuk demonstrasi.

Hanya demonstarsi lah yang dapat membungkam busuknya politik dengan unjuk rasa dalam bentuk gerakan sosial atas protes yang dilakukan sekelompok pemuda dalam menyampaikan aspirasi sebenarnya di hadapan umum. Gerakan dilakukan oleh sekelompok pemuda mahasiswa memberikan tujuan dalam menentang pemerintah atas kebijakan pemerintah yang tidak terealisasi atas janji yang diberikan dan menghentikan segala kebijakan yang dapat merugikan rakyat yang tertindas oleh kepentingan politik.

MUH. RIZQI MESYA

Seperti sekarang ini terkait RUU KUHP yang pada masa pandemi covid-19 pemerintahan sempatnya mengsahkan RUU KUHP padahal masyarakat indonesia tidak ingin menerima undang tersebut karna sudah jelas dapat merugikan berisi banyak pasal karet/kabur, serta mendorong banyaknya kriminalisasi di lingkungan masyarakat.

Masyarakat benar-benar muak dengan bualan yang dilakukan oleh pemerintah yang memberikan kebijakan sistem aturan yang tak memberikan dampak baik pada masyarakat terutama kebijakan yang dilontarkan seenaknya dalam kepentingan politik yang serta birokrasi selalu berpikir dalam menguntungkan diri sendiri terutama dalam sistem ekonomi.

Perekonomian selalu mejadi hal pokok dalam permaslahan rakyat terutama masyarakat yang kurang mampu dengan memberikan kebijakan kenaikan harga di setiap fasilitas di rana pendidikan, bahan pangan, dan lain sebagainya. Politik selalu memberikan undang-undang kontroversial yaitu UU Omnibus Law yang tak sepaputnya di berlakukan yang dapat merugikan masyarakat dalam mencari perkejaan sehingga kurang penghasilan yang di dapatkan. Sehingga penindasan akan menjadi jadi terutama pada buruh yg dapat mengakibatkan mogok kerja dan buruh pun juga akan jadi budak oleh birokrasi.

Inilah yang membuat politik memiliki ketimpangan yang mencedearai rakyatnya tanpa ada logika alasan yang di capai oleh pemerintah atau pimpinan politik yang seenaknya menyetujui kebijakan yang tak masuk akal. Politik perlu di bungkam dan hanyalah pemuda seluruh bangsa yang dapat mealwan busuknya politik dengan memberikan segala usaha dalam mencapaki keberhasilan dalam mengaspirasikan titik keresahan yang terjadi untuk memusnahkan segala kebijakan yang kontroversial.

Pemuda adalah pelanjut generasi bangsa yang dapaat meneruskan generasi selanjutnya dan berharap akan mengatasi masalah politik dimasa sekarang serta di masa yang akan datang, serta mencapai kemerdekaan yang sebenarnya untuk rakyat dan lebih menyatu pada keinginan rakyat yang sebenarnya.

Hanya Demonstrasi yang perlu dilakukan untuk membungkam busuknya kebijakan politik. Atas segala permasalahan yang terjadi pada rakyat tak akan dibiarkan berlarut-larut dan tak akan terus menerus membiarkan rakyat di tindas oleh pemerintah.

Segala permasalahan rakyat yang dilakukan oleh politik perlu cepat diselesaikan dengan gerakan sosial oleh pemuda mahasiswa karena pemuda mahasiswa adalah sebagai Agent Of Change (agen perubahan) yang dapat membantu rakyat sebagai ujung tombak sebagai penyambung lidah masyarakat dalam menanganani segala masalah yang terjadi dirana politik.

(Muh.Rizqi Mesya)

Related posts

Kapolda Papua Pimpin Sertijab Irwasda, Karo SDM, Dirreskrimum Dan Kebidkum Polda Papua

Erwynk Garuda Sulawesi

Kakankemenag Ikut Rapat Gugus Tugas Penanganan Covid-19 yang di Pimpin Langsung Oleh Bupati Sinjai

Erwynk Garuda Sulawesi

Membawakan Materi Di Sekolah Advokasi, Askar Nur Mengajak Peserta Untuk Melihat Makassar Lebih Dekat

Erwynk Garuda Sulawesi

Leave a Comment