Berita Opini

Masyarakat Pramodern Dengan Keadaan Krisis

SUL-SEL, GARUDA CITIZEN-Kehidupan sebelum menuju keutuhan sepenuhnya memiliki sifat yang primitif, natural, realis dan demokratis. Masyarakat pramodern masih memiliki keluguan terbilang kental yang membuat solidaritas menguat. Sifat primitif dan realis nya lebih dalam dibanding masyarakat modern yang lebih bersifat individualis.

Masyarakat yang berkembang sesuai kebudayaan dan dapat dilihat dari segi aspek kesejahteraan, konseptual, maupun aspek kebentukan. Seiring berkembangnya era 4.0 dan dunia politik yang kurang mengimbangi masyarakat membuat keadaan masyarakat semakin susah menjangkau kebutuhan hidupnya.

Apalagi dunia masih diguncangkan dengan pandemi covid19 masyarakat semakin sulit untuk memenuhi kebutuhannya. Pada kondisi saat ini masyarakat di landa virus yang mendunia sangat diperlukan bantuan pemerintah untuk mengatasi kebutuhan masyarakat dengan keadaan krisis seperti sekarang banyak pekerja yang di PHK dan sulit untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Setelah di imbangi sudah ada pembagian dari pemerintah seperti bantuan semmbako, pembayaran listrik dan membagikan uang ke masyarakat yang lebih membutuhkan. tetapi yang jadi masalahnya di masyarakat sekarang pembagian tersebut tidak merata banyak masyarakat yang tidak mendapatkan pembagian dari pemerintah adapun yang mengambil dua kali lipat dari persetujuan yang telah di tentukan pemerintah.

Sudah banyak masyarakat yang mengeluh dengan keadaan serakah seperti ini. Seperti yang dikatakan max horkheimer dalam teori kritis “untuk membebaskan manusia dari keadaan yang memperbudak mereka” dalam artian masyarakat ingin bebas dari ketidakadilan yang dibuat pemerintah, memperbudak kaum bawah yang bermodalkan menyuara dengan ketidakadilan yang terjadi.

Menurut horkheimer ideologi adalah kendala utama untuk pembebasan manusia. Teori kritis dimana berorientasi, mengkritisi dan mengubah masyarakat secara keseluruhan, berbeda dengan teori tradisional yang berorientasi hanya untuk memahami atau menjelaskan suatu hal. horkheimer ingin membedakan teori kritis sebagai bentuk emansipasi radikal teori marxis.

Teori sosial kritis harus diarahkan pada totalitas masyarakat dalam kekhususan sejarah bagaimana dikonfigurasikan pada titik spesifik di waktu tertentu. Selasa (19/05/2020)

Kehidupan pramodern mungkin akan mengembangkan kondisi hidup bermakna, tetapi mungkin juga sebaliknya justru menyuburkan penghayatan tak bermakna.

Kuncinya sejauh mana manusia dapat menyesuaikan diri terhadap tuntutan modernitas dan kapitalis dan mampu pula menemukan makna dari kehidupan pramodern itu sendiri agar masyarakat bebas dari keadaan krisis seperti sekarang ini.

(Armita Septiana Darwis/Mahasiswa Sosiologi FIS UNM)

Related posts

Pemkab Sinjai Kembangkan Inovasi Terbaru Untuk Kebutuhan Data dan Informasi Dunia Pendidikan!!

Fadel Muhammad

Sebelas Motor Balapan Liar Diamankan Polsek Bulupoddo Polres Sinjai Dalam Giat Patroli

Erwynk Garuda Sulawesi

Pengawasan Tim Gugus di Pelabuhan Tongke-tongke 100 Orang Setiap Hari di Periksa

Erwynk Garuda Sulawesi

Leave a Comment